Lensa MancaLensa Terkini

Windows 7 dan 8 Bakal Disuntik Mati Pekan Depan

Para pengguna Windows 7 dan 8 harus bersiap untuk beralih mengunakan sistem operasi lain atau memperbaruinya ke versi yang lebih baru karena mulai 10 Januari 2023 dukungan untuk kedua versi Windows tersebut akan dihentikan.

Adapun dukungan pembaruan (update), baik update sistem maupun update keamanan untuk kedua sistem operasi (OS) bikinan Microsoft itu akan dihentikan,

Langkah ini akan menjadi akhir dari perjalanan OS Windows 7 dan Windows 8. Sebelumnya, penghentian dukungan Windows 7 sudah diumumkan Microsoft sejak 2020 lalu.

Namun, saat itu pengguna membayar patch keamanan tambahan selama tiga tahun sehingga mendapat perpanjangan dukungan hingga 2023 ini.

Sementara dukungan untuk Windows 8 sendiri, bahkan telah direncanakan berhenti pada tahun 2016, meski akhirnya juga diperpanjang melalui versi Windows 8.1 hingga tahun 2023 ini.

Penyetopan keduanya akan sekaligus menandai peluncuran Microsoft Edge 109, versi terakhir yang mendukung sistem operasi lama.

Tak hanya Edge, Google juga mengumumkan pihaknya menyetop dukungan Chrome untuk kedua OS lawas Microsoft itu per tanggal 7 Februari.

Meskipun masih terus berfungsi di perangkat dengan dua sistem operasi, kedua browser itu tidak akan menerima pembaruan keamanan penting atau fitur baru apa pun.

Meski terbilang OS lawas, Windows 7 merupakan OS yang banyak dipakai pengguna.  Menurut data The Verge, pada tahun 2021, Windows 7 ditaksir terpasang di 100 juta perangkat.

Terlepas dari jumlah penggunanya yang banyak, Microsoft tetap mendorong pengguna untuk melakukan upgrade ke Windows 10 atau Windows 11.

Perusahaan juga menyarankan pengguna mengganti perangkat bila perangkat yang digunakan saat ini tidak mendukung dua generasi OS Windows terbaru, sebelum riwayat Windows 7 dan Windows 8 tamat 10 Januari. (SC/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *