Lensa SinemaLensa Terkini

Film Kiblat Tuai Kontroversi, Disebut Penistaan Agama

Film horor Indonesia terbaru berjudul Kiblat menuai kontroversi. Hal ini terjadi usai rumah produksi Leo Picture merilis poster dari film Kiblat tersebut.

Poster dari film Kiblat ini menampilkan seorang perempuan yang sedang shalat, tapi dengan posisi terbalik seperti orang yang sedang kayang.

Tak berselang lama usai poster itu dibagikan di media sosial, bukannya mendapat sambutan baik, tapi film itu malah panen kritik dari netizen.

Lewat cuitan di salah satu akun menfes twitter, salah seorang netizen mengatakan bahwa film-film horor saat ini selalu membawa unsur agama. Seperti halnya yang terjadi dengan film Kiblat.

“Gue capek anjeeerrr, ga ada ide kah? Sop Horo pakai lambang agama. Ini udah penistaan jatuhnya ya!!! Kiblat itu identik banget sama sholat dan ibadah gue! Gamau tau harus cancel,” tulis seorang netizen tersebut.

Netizen lain juga beranggapan sama, mereka kesal dengan film-film sekarang yang selalu membawa-bawa unsur agama.

“Template poster film yang case agama kok gini mulu ya? kayak ga ada gitu pake rna font yang lain? Posternya ga gore BW gini? Banyak loh poster film west atau luar indo horor yang ga gini-gini aja,” ungkap salah seorang netizen.

“Stop buat film yang nakutin orang au sholat anjerr. Dan jangan ditonton kalau ada film yang beginian biar pada kapok ga bikin lagi. Secara aku kenal banyak orang yang ga berani sholat tahajud gara-gara nonton Makmum dan beberapa bahkan sama sekali,” sahut netizen lain.

“Banyak hal lain yang bisa diangkat, tapi kalo bikin horor jangan sangkut pautkan dengan ibadah dong. Shalat itu bentuk ibadah kepada Tuhan. Memiliki doa lam setiap gerakannya. Pantaskah orang yang menunaikan shalat diubah gerakannya menjadi hal yang seram dan patut dipertontonkan?,” imbuh yang lain.

Respon MUI

Tak hanya mendapat kecaman dari netizen, film Kiblat juga mendapat respon negatif dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Buntut kontroversi tersebut ketua MUI Bidang Dakwah Cholil Nafis meminta agar film Kiblat tidak ditayangkan.

“Sungguh ilm ini tak pantas diedar dan termasuk kampanye hitam terhadap ajaran agama, maka film ini harus diturunkan dan tidak boleh tayang,” ujar Cholil Nafis.

Untuk diketahui, film Kiblat merupakan salah satu film horor yang menggunakan konsep religi dalam penceritaanya. Jalan cerita dari film ini sendiri yaitu mengisahkan seorang gadis bernama Ainun berusaha lepas dari ajaran sesat.

Film horor ini dibintangi oleh Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Ria Ricis, Hana Saraswati dan Dennis Adhiswara.

Belum jelas kapan film ini akan tayang di bioskop, tapi film garapan sutradara Bobby Prasetyo diproyeksi akan tayang tahun ini.

Sebelum itu, usai setelah poster yang dirilisnya itu menuai kontroversi, pihak film Kiblat telah men-take down poster tersebut.

Meski demikian hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak film Kiblat itu sendiri.

Penulis : Chumaida

Editor / redaktur : Rizky / Wara

Baca : https://lensa44.com/teror-dendam-munkar-datang-akhir-tahun/

Share