Lensa Jogja

Warga Bangunjiwo Bantul Segera Memiliki Masjid 2 Lantai

Sebagai awal tahun 2024, warga Jagan RT 03, Bangunjiwo Kabupaten Bantul bergotong-royong untuk membangun masjid. Tahap peletakan batu pertama Masjid Al Muhsinin telah dilakukan pada pekan kemarin.

Acara peletakan batu pertama itu dihadiri seluruh warga Bangunjiwo, Bantul, pimpinan cabang Muhammadiyah dari sekitar 18 masjid dan OPD desa terkait.

Ketua pembangunan Masjid Al Muhsinin, Rohmadi mengatakan awal mula tercetusnya pembangunan ini muncul sekitar empat bulan yang lalu. Bermula dari wakaf salah satu warganya yang akan menjalankan ibadah di tanah suci Mekkah pada Yayasan Muhammadiyah.

Nama masjid Al Muhsinin dipilih atas koordinasi bersama pemangku agama. Al Muhsinin itu karena artinya orang-orang baik dan ini sesuai dengan nama salah seorang warga yang mewakafkan masjid tersebut.

“Karena berbenturan dengan syarat-syarat yang tidak bisa beliau capai. Berkaitan dengan sakit yang dideritanya yang tidak bisa divaksin. Sehingga uang beliau yang akan digunakan sebagai naik haji itu diwakafkan. Wakaf tanah, dan uangnya untuk membantu proses pembangunan tersebut,” kata Rohmadi.

Akan Bisa Menampung Ratusan Jamaah

Lanjut Rohmadi menyampaikan nantinya masjid tersebut yang memiliki luas sekitar 300 meter akan dibangun menjadi dua lantai, agar bisa menampung ratusan jamaah.

Lurah Bangunjiwo, Parta memberikan apresiasi tahap pembangunan pertama ini. Menurutnya, setelah pembangunannya selesai masjid ini nantinya menjadi masjid yang ke 32 yang ada di wilayah Bangunjiwo.

Harapannya seperti masjid masjid lainnya, Masjid Al Muhsinin ini dapat sebagai tempat kegiatan peribadatan seperti tempat belajar bagi anak anak sampai orang dewasa, tempat kajian keagamaan, sebagai tempat acara sosial. Yang tak kalah pentingnya untuk menjaga keimanan kepada Tuhan yang maha esa dengan menjalankan ibadah sholat lima waktu bagi umat Islam.

“Harapannya pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan cepat selesai. Agar bisa digunakan sebagai tempat untuk menjaga iman, Islam dan ketakwaannya kepada Allah SWT. Dan juga bisa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat di sekitar sini,” ungkap Parta.

“Jadi masjid ini nantinya benar-benar digunakan oleh warga masyarakat dan makmur nantinya,” sambungnya.

Diketahui, pada tahap pembangunan pertama itu menghabiskan sekitar satu miliar 200 juta rupiah. Dana atau anggaran tersebut merupakan gabungan dari warga sekitar hingga para donatur.

Penulis: Olivia Rianjani

Editor/redaktur: Rizky/Wara

Baca Juga : https://lensa44.com/tmmd-sengkuyung-tahap-ii-di-bantul-resmi-dibuka-tni-siap-bangun-desa/

Share