Lensa Kesehatan

Penyebab Sesak Napas Akibat Asam Lambung dan Cara Mengatasinya

Penyakit asam lambung tak cuma memicu keluhan seperti sensasi panas di dada, mual hingga nyeri di ulu hati, tapi juga sesak napas. Sesak napas merupakan masalah umum yang kerap dikeluhkan para penderita asam lambung.

Penderita asam lambung penting untuk mengetahui penyebab sesak napas saat penyakitnya kambuh. Pasalnya, sesak napas dapat muncul bukan karena asam lambung saja, tapi juga beberapa faktor lain yang kerap tidak disadari.

Dengan mengetahui penyebabnya, setidaknya keluhan sesak napas dapat dikelola dengan cara yang tepat agar kondisinya tidak semakin parah. Melansir Well and Good, berikut penyebab sesak napas akibat penyakit asam lambung.

1. Iritasi di saluran pernapasan

Asam lambung yang tidak dikelola dengan baik dapat berpotensi mengiritasi bagian tubuh lainnya, menimbulkan rasa nyeri hingga pembengkakkan. Terutama pada saluran pernapasan seperti kerongkongan hingga paru-paru.

Biasanya, kondisi tersebut dialami oleh pasien asam lambung dalam jangka panjang.

2. Akan lebih parah jika dialami penderita asma

Refluks asam bisa memperburuk kondisi, apalagi jika seseorang menderita masalah pernapasan sebelumnya, seperti asma.

3. Posisi tubuh yang salah

Kecenderungan sesak napas pada penderita asam lambung lebih banyak terjadi akibat posisi tubuh yang salah. Misalnya asam lambung dan sesak napas lebih mudah kambuh saat tiduran, karena pada kondisi ini gravitasi memainkan peran dalam pergerakan cairan asam di perut.

Maka dari itu, ketika asam lambung naik atau kambuh ada baiknya memperbaiki posisi tubuh kita agar tidak memicu sesak napas.

Cara mengatasi sesak napas akibat asam lambung

Keluhan sesak napas akibat asam lambung sebenarnya dapat dicegah dan ditangani dengan cara sederhana. Berikut cara mengatasi sesak napas akibat asam lambung.

1. Memperbaiki posisi tubuh

Cara sederhana untuk mengatasi sesak napas saat asam lambung naik adalah dengan memperbaiki posisi tubuh kita. Misalnya duduk tegak dan rileks, cara ini bertujuan untuk menjaga asam lambung tidak naik ke bagian dada.

Jika kambuhnya saat istirahat di malam hari maka cara terbaik adalah dengan meninggikan sandaran kepala atau bantal agar asam lambung tidak memicu sesak napas.

2. Menggunakan teknik pernapasan diafragma

Pernapasan diafragma juga dapat meminimalisasi sesak napas yang kambuh akibat asam lambung. Caranya adalah tarik napas melalui hidung ke bagian diafragma (di bawah dada dan di atas perut).

Teknik pernapasan ini akan membuat bagian perut dan dada mengembang bersamaan. Setelah itu buang napas secara perlahan, lalu tarik napas lagi melalui hidung sambil merasakan bagian dada dan perut mengembang. Cara ini dapat diulangi sampai pernapasan terasa lega.

3. Minum obat asam lambung

Ketika dua cara tersebut tidak membantu, biasanya minum obat asam lambung dapat meredakan gejala refluks asam sekaligus sesak napasnya.

4. Menghindari pemicu asam lambung naik

Setelah semuanya kembali normal, kita perlu mengubah gaya hidup yang bisa memicu asam lambung naik. Misalnya saja mengurangi konsumsi minuman bersoda, makanan pedas, makanan asam, kopi, cokelat, hindari kebiasaan merokok dan hindari makan larut malam.

Nah, itu dia penyebab dan cara mengatasi sesak napas akibat asam lambung. Kondisi tersebut dapat terjadi kapan saja, jadi ingat cara untuk mengatasinya ya. (SC/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *