Lensa Jogja

Dies Natalis ke-37 UMBY, Hadirkan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

Sebagai wujud syukur atas capaian peningkatan kampus Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dalam puncak peringatan dies natalis yang ke 37, pihaknya mempersembahkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang terbuka untuk masyarakat umum, Sabtu (26/8) malam.

Sebagai pembuka, dihadirkan dalang cilik Ki Athaya Jihadin Sadida. Diiringi pengrawit dan pesinden, penampilan memukau dalang cilik asli Kemusuk ini cukup mencuri perhatian masyarakat pecinta wayang kulit.

Meski tak sehebat sabetan dalang-dalang senior, tetapi kepiawaian Ki Attaya Jihadin Sadida saat memainkan wayang di depan kelir cukup mencuri perhatian penonton.

Masyarakat penggemar wayang kulit dibuat kagum karena dalang yang masih duduk di bangku kelas dua SD ini sudah begitu lincah dalam memainkan wayang dengan membawakan lakon Sugriwo Subali.

Adapun, acara puncaknya dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang menghadirkan dalang Ki Catur Kuncoro dengan lakon Jumenengan Pringgodani.

Lakon yang diambil ini menceritakan tokoh ksatria Gatotkaca yang memperjuangkan masyarakat. Menggambarkan sosok Probosutedjo dan Noto Suwito yang berperan penting dalam kepedulian akan pendidikan dan budaya sekaligus juga merupakan pendiri Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Saat ini UMBY telah memiliki tiga kampus dengan enam fakultas dan 16 program studi serta 11.000 mahasiswa.

“Lakon wayang kita ambil Jumenengan Pringgodani. Itu menceritakan tentang tokoh ksatria Gatotkaca yang memperjuangkan masyarakat. Itu menggambarkan peran Pak Probo dan Pak Wito yang memperjuangkan dunia pendidikan, bahkan sampai semua harta beliau dikerahkan.” kata Widarta, kabag humas UMBY.

Di usianya yang ke 37 ini, UMBY terus melakukan peningkatan baik dalam bidang pendidikan hingga infrastruktur yakni berupa gedung sport center yang diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Bantul.

Bahkan, di tahun ini pihaknya juga tengah bersiap membuka kembali program studi (prodi) strata 2 Psikologi Profesi yang sebelumnya sempat ditutup Kemendikbudristek.

Tidak hanya itu, dies natalis ke-37 UMBY tahun ini diwarnai pencapaian akreditasi sembilan prodi dari 16 prodi di enam fakultas.

Penulis: Joko Pramono

Editor/redaktur: Rizky / Wara

Share

One thought on “Dies Natalis ke-37 UMBY, Hadirkan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

  • Wow, wonderful weblog format! How lengthy have you been blogging
    for? you make blogging look easy. The total glance of your
    site is magnificent, let alone the content material! You can see
    similar here najlepszy sklep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *