Covid-19 RI Capai 5.766 Kasus Baru dan 54 Kematian

Pemerintah melaporkan terdapat 5.766 kasus baru COVID-19 pada Selasa (29/11). Untuk kasus sembuh tercatat sebanyak 5.476 dan 54 pasien COVID-19 dilaporkan meninggal dunia. Jadi total kasus aktif COVID-19 di Indonesia kini tercatat ada 58.119 kasus.

DKI Jakarta sendiri menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 2.020 kasus. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 1.308 kasus. Selanjutnya, Banten melaporkan penambahan 693 kasus positif, Jawa Timur 582 kasus dan Jawa Tengah 275 kasus.

Kenaikan kasus kematian COVID-19 yang terjadi ini diyakini akibat subvarian Omicron XBB dan BQ.1 yang belakangan sudah mendominasi kasus harian COVID-19. Terlebih, antibodi pasca vaksinasi COVID-19 booster pertama setelah enam bulan menurun.

Hingga Rabu (30/11), Indonesia telah mencatat total keseluruhan 6.659.235 kasus COVID-19 terkonfirmasi selama masa pandemi. Pemerintah juga melaporkan, kasus sembuh dari COVID-19 hari ini sebanyak 5.476. Dengan begitu, total pasien sembuh dari Corona menjadi 6.441.327 kasus.

Sementara itu, vaksinasi COVID-19 booster kedua digalakkan pemerintah untuk kelompok rentan seperti lansia. Pasalnya, dari total kasus kematian COVID-19 yang dilaporkan lebih dari 50% adalah lansia.

Meski begitu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga mendorong vaksinasi COVID-19 booster kedua diberikan bagi masyarakat umum sesegera mungkin.

“Kalau kami mendorong untuk booster itu segera dilakukan (kepada masyarakat umum) dan ini tentunya sangat tergantung dengan persediaan vaksin sendiri,” ujar Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia dr Adib Khumaidi Sp.OT, Senin (28/11) lalu.

“Tapi ini menjadi upaya kita harus sama-sama untuk edukasi bahwa vaksinasi masih perlu saat ini,” pungkasnya.

Sejauh ini, jumlah penduduk yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama tercatat sebanyak 203.715.858, sedangkan penerima vaksin dosis kedua 171.119.714 orang.

Kemudian untuk penerima vaksin dosis ketiga atau vaksin booster mencapai 66.624.569 orang dan vaksin keempat 795.294 orang.

Untuk itu pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona hanya bisa dimulai dengan menekan angka penularan.

Juga, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. (RDM/L44)

Share