Lensa Manca

Wanita Tiongkok Resign, Lelah Punya 600 Grup Chat Kantor

Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan cerita seorang wanita asal Tiongkok yang mengundurkan diri (resign) dari pekerjaannya. Bukan tanpa sebab, alasan karyawati berusia 33 tahun itu untuk memutuskan resign-lah yang membuat heboh netizen.

Melansir dari beberapa sumber, alasan wanita Tiongkok bernama Tang Ying resign dari kantornya itu lantaran dirinya lelah dengan ratusan grup chat kantornya dan memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya.

Ia sudah empat tahun bekerja sebagai desainer di sebuah perusahaan properti di Beijing, Tiongkok. Di kantornya itu, ia bergabung dengan lebih dari 600 grup chat pekerjaan di WeChat, aplikasi super (super-app) yang populer di Tiongkok yang punya layanan pesan instan, media sosial, hingga pembayaran.

“Selama waktu kerja yang sibuk, dulu ada lebih dari 10 grup chat yang membicarakan pekerjaan secara bersamaan. Sampai saya harus membawa komputer untuk makan hot pot,” kata Tang Ying.

Merasa Ketakutan dan Tertekan

Kebisingan yang terus menerus datang dari aplikasi obrolan itu juga membuat Tang Ying merasa ketakutan dan tertekan. Meski ketakutan, ia tak berani mematikan teleponnya atau berhenti memeriksa grupnya karena takut akan melewatkan hal penting jika tidak melihatnya saat itu.

“Bahkan aku terus memeriksa grup saat makan atau pergi bermain,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga setiap harinya dibombardir oleh banyaknya pesan dari 600-an grup kerjanya itu. Ia mengaku merasa seperti robot karena tak bisa memikirkan dirinya sendiri dan hanya terpaku pada pekerjaan dan grup kerjanya itu.

Diketahui, selama bekerja di perusahaan tersebut, Tang Ying mendapatkan gaji bulanan sebesar 20.000-30.000 Yuan atau sekitar Rp40 juta per bulan. Besaran gaji itu tak sesuai dengan pekerjaanya yang membuat dirinya tertekan.

Terlalu banyak beban kerja yang harus ditanggungnya, Tang Ying akhirnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaana dan kembali ke kampung halamannya yang berada di Nanchong, provinsi Sichuan, Tiongkok.

Proses pengunduran dirinya itu pun butuh waktu sekitar seminggu untuk dirinya benar-benar keluar dari pekerjaannya.

Bahkan, proses keluar dari grup kerjaannya yang lebih dari 600 grup itu memakan waktu sekitar tiga setengah jam, dari pukul 03.00 hingga 06.30 pagi.

Penulis: Chumaida

Editor/redaktur: Rizky/Wara

Baca Juga : https://lensa44.com/golongan-darah-tipe-p-ditemukan-di-tiongkok-pertama-di-dunia/

Share