Lensa JogjaLensa TerkiniLensa Wisata

Kolaborasi dan Sinergi Dalam Perkembangan Seni Lukis Cilik

Sebanyak 30 karya lukisan dari 14 pelukis cilik di Jogja dan Jawa Timur, mejeng di Galery Kopi Macan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, dalam pameran seni rupa bertajuk ‘Cozy’.

Even yang digelar oleh Sanggar Daun dan Gores Warna Jogja ini, mengusung tema tentang kolaborasi dan sinergi dalam perkembangan seni tanah air.

Selain tema, media yang ditampilkan pun beragam. Mulai dari media kanvas berbagai ukuran hingga botol bekas yang dipadukan dengan seni instalasi outdoor.

Meski masih terbilang belia, karya-karya yang ditampilkannya mampu menyajikan pesona tersendiri. Ada yang bertema tentang kehidupan bawah laut, kode rahasia, hingga permainan anak.

Dan di antaranya itu, ada satu yang berhasil memperoleh Anugerah Budaya Republik Indonesia.

Dengan tampilnya 14 para seniman cilik ini, mampu memberi ruang untuk berusaha saling bertukar pengalaman dan gagasan dalam mendukung perkembangan kemampuan dalam berkarya.

“Mengksplorasi dunia sendiri, pengen merealisasikan ini aku berimajinasi kaya gini, yang didapat dari melukis jadi lebih mudah berimajinasi lebih kreatif,” ungkap Damara Azka Yuddin, sang pelukis cilik.

Di 20 tahun kiprahnya, kali ini Sanggar Daun turut berkolaborasi dengan Gores Warna serta seniman-seniman muda Jogja.

Harapannya, dalam lima tahun ke depan dapat memunculkan seniman yang berkiprah di tingkat nasional, kurator baru, penulis seniman anak, hingga sineas muda.

Konsep kolaborasi inilah yang coba diusung dalam pameran bertajuk ‘Art Collaboration And Vision Zinergy (Cozy)’ tersebut.

“Ini kita berkolaborasi, harapannya ini kita kalo berkolaborasi nanti kita berkerja sama. Targetnya kita adalah kita akan memunculkan paling enggak 100 seniman ya, dari Daun, dari sini, yang bisa dibaca secara nasional,” ujar Arik S. Wartono, pendiri dan pembina Sanggar Daun.

“Sukses hari ini sudah berbeda dengan beberapa puluh tahun lalu. Sekarang itu siapa bisa sukses yaitu adalah siapa yang bisa berkolaborasi, bisa bersinergi dengan berbagai pihak. Nah itu yang mau kita bangun,” lanjutnya.

Di usianya kini, Sanggar Daun telah mempersembahkan lebih dari 2000 (dua ribu) penghargaan internasional dari berbagai lembaga internasional, aktif terlibat dalam setiap pagelaran pameran seni rupa anak, hingga festival budaya di berbagai negara.

Pagelaran ini menjadi momen untuk membangun kolaborasi dan bersinergi dengan para pelaku seni di Kota Yogyakarta, terutama seni rupa anak dan seniman muda dari berbagai komunitas.

Rencananya, pameran bertajuk Cozy ini bakal digelar hingga tanggal 22 Oktober mendatang.

Penulis : Joko Pramono

Editor / Redaktur : Rizky / Wara

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *