Lensa Jogja

Inovasi Baru, Petani Tanam Cabai Di Atap Rumah

Keterbatasan lahan pertanian di perkotaan tidak menghalangi Daliman warga Suryatmajan Kota Yogyakarta ini menyalurkan hobbinya bercocok tanam, untuk menyiasatinya Daliman berinisiatif menyulap atap rumahnya menjadi lahan menjanjikan, mulai dari aneka sayuran hingga beragam tanaman cabai tumbuh subur di atap rumahnya. (23/3/2021)

Mahalnya harga cabai tak mempengaruhi Daliman warga kampung Gemblakan Atas Yogyakarta, pasalnya Daliman tak lagi mengandalkan pasar untuk memenuhi kebutuhan komoditi tersebut.

Sejak 5 tahun lalu dirinya mulai mengembangkan budidaya tanaman cabai di sekitar rumahnya, bukan di ladang atau lahan yang luas melainkan bertani di atap rumah, dengan memanfaatkan media tanam polybag yang di letakkan di pinggiran tembok sebagai pagar dan di atas bangunan terbuka ditanami dengan berbagai sayuran utamanya cabai.

Pada saat pandemi covid-19 Daliman terus tersenyum karena bisa panen dua hari sekali sebanyak 2 kg harga jualnya dikisaran lima puluh ribu hingga delapan puluh ribu rupiah perkilogramnya/ cukup menambah koceknya.

Meski tanpa latar belakang pendidikan pertanian tiada menghalangi tekad Daliman menanam cabai dengan baik bahkan kini menjadi tempat bertanya bagi banyak orang yang berminat menanam komoditas pemicu inflasi tersebut.

Keberhasilan  Daliman bertanam cabai di atas rumah cukup menginspirasi warga sekitar selain budidaya mudah biaya produksi juga murah tak sekedar menghasilkan uang bagi pembudidaya khususnya yang bermukim di perkotaan tetapi juga bermanfaat membirukan langit Kota Yogyakarta dengan tumbuhnya tanaman sayuran ini. (Jkp/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *