Lensa MancaLensa Terkini

Tagar RIP Twitter Trending Topic, Elon Musk Resmi Hapus Twitter?

Kata ‘RIP Twitter’ masuk dalam trending topik Twitter Indonesia, bahkan telah dibicarakan lebih dari 603.000 kali pada Jumat (18/11).

Selain topik RIP Twitter, tagar GodByeTwitter, Elon, KaloTwitter, dan Ini Twitter juga termasuk dalam daftar trending topik di Indonesia.

Bahkan, CEO Twitter Elon Musk pun turut meramaikan topik tersebut dengan mengunggah meme Twitter sedang berswafoto dengan Twitter itu sendiri.

Diketahui, penyebab melambungnya nama aplikasi burung itu, berawal dari kabar ditutupnya kantor Twitter untuk sementara, setelah sang pemilik baru Twitter, Elon Musk mengeluarkan ultimatum kepada para karyawan.

Isi dari ultimatum tersebut, diketahui berupa pilihan untuk tetap bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi atau pergi dari Twitter

Sebagaimana diketahui, saat Elon Musk menjadi pemilik baru media sosial dengan gambar burung biru ini, hampir setengah karyawan Twitter dipecat termasuk juga top manajemen di sana.

Tidak hanya melakukan pemecatan, namun juga mengubah budaya dalam jam kerja.

Akibatnya, beberapa insinyur yang bertanggung jawab untuk memperbaiki bug dan mencegah pemadaman layanan Twitter pun turut pergi. Ratusan karyawan Twitter, juga diperkirakan akan meninggalkan perusahaan itu setelah Elon Musk mengeluarkan ultimatum tersebut.

Dilansir dari Reuters.com, Sabtu (19/11), pada Rabu lalu, Elon Musk telah mengirim email kepada karyawan Twitter yang isinya ”Ke depannya, untuk membangun Twitter 2.0 dan berhasil di dunia yang semakin kompetitif, kita harus sangat keras”.

Email tersebut meminta staf untuk mengklik “ya” jika mereka ingin bertahan di Twitter. Namun bagi mereka yang tidak memberikan tanggapan hingga pukul 17.00 waktu setempat pada hari Kamis maka akan dianggap telah berhenti dan diberikan paket pesangon.

Berdasarkan polling di Blind, 42% karyawan dari 180 orang mengambil opsi keluar.

Seperempat mengatakan, mereka telah memilih untuk tetap “enggan” dan hanya 7% dari mereka yang mengatakan mereka tetap bertahan di perusahaan Twitter. Musk pun bertemu dengan beberapa karyawan top untuk mencoba dan meyakinkan mereka untuk tetap tinggal.

Meskipun belum jelas berapa banyak karyawan yang memilih untuk tetap tinggal, angka tersebut menyoroti keengganan beberapa staff untuk tetap berada di perusahaan tersebut.

Belum diketahui secara pasti berapa orang yang akhirnya memilih keluar dan yang memilih tetap tinggal di Twitter. Sementara itu, Twitter kehilangan banyak anggota tim komunikasinya dan  tidak menanggapi permintaan komentar.

Berdasarkan dua sumber, petugas keamanan di Twitter telah mengeluarkan beberapa orang karyawan yang keluar kantor pada Kamis malam waktu setempat

Elon Musk yang datang pada Kamis malam, mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan beberapa orang karyawannya yang memutuskan keluar dari Twitter. Karena menurutnya, orang-orang terbaik akan tetap tinggal di Twitter.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam obrolan pribadi di Signal dengan sekitar 50 staf Twitter, hampir 40 orang mengatakan mereka telah memutuskan untuk keluar. Sedangkan di grup Slack pribadi untuk karyawan dan mantan karyawan Twitter, sekitar 360 orang bergabung dengan saluran baru berjudul “PHK sukarela”. (AM/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *