Lensa Selebritis

Tanggapan Joey King dengan Kebebasan Gyspsy Rose Blanchard

Beberapa waktu lalu, beberapa fotografer menanyakan tanggapan Joey King dengan kebebasan Gypsy Rose Blanchard. Pemeran Gypsy dalam serial The Act yang diputar di Hulu network itu berkata bahwa ia mendoakan yang terbaik untuk Gypsy Rose Blanchard.

“Aku senang dia bebas,” begitu tanggapan Joey King ketika ditanya apakah ada rencana menemui Blanchard. “Aku bahagia untuknya,” tambah sang aktris berusia 24 tahun itu. “Dia berhak mendapat kebebasan.”

Gypsy dibebaskan dari penjara bulan lalu setelah mendekam di penjara selama hampir delapan tahun lebih. Ia divonis bersekongkol dengan pacarnya pada saat itu untuk membunuh ibunya, Dee Dee Blanchard tahun 2015. Pembunuhan itu terjadi setelah selama bertahun-tahun Dee Dee menganiaya Gypsy karena Dee Dee menderita Munchausen by proxy. Kondisi ini tejadi ketika seorang ibu atau pengasuh membesar-besarkan atau membuat-buat penyakit pada anak untuk mendapatkan perhatian dan simpati. Gypsy mengaku bersalah dan didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua pada tahun 2016.

Kisah nyata itu dituturkan dalam dokumenter HBO pada tahun 2017, berjudul Mommy Dead and Dearest. Pada tahun 2019 difilmkan dalam mini seri berjudul The Act yang dibintangi Joey dan Patricia Arquette. Untuk peran peendukung, Arquette mendapatkan penghargaan Emmy dan Golden Globe. Joey juga dinominasikan dalam kategori pemeran utama pada dua penghargaan itu di tahun 2020.

Gypsy Tidak Ada Rencana untuk Nonton The Act

Dalam wawancara dengan Entertainment Tonight (ET) minggu lalu, Gypsy menyebutkan kalau ia belum pernah menonton The Act dan tidak ada rencana untuk itu.

Gypsy menceritakan kisahnya dalam seri dokumen Lifetime, The Prison Confessions of Gypsy Rose Blanchard, yang diputar perdana pada 5 Januari.

“Aku tidak berniat untuk membawanya ke Hollywood,” katanya ke ET. “Aku hanya mencoba membagi cerita yang sebenarnya.”

Dokumen yang terdiri dari enam bagian itu berupa wawancara selama di penjara. Menceritakan kejadian-kejadian yang membawa ke peristiwa pembunuhan itu, saat-saat dia dalam penjara dan hidupnya yang berubah setelah bebas pada 28 Desember lalu.

“Tujuanku untuk dokumenter ini adalah untuk menjelaskan tentang kesadaran akan kesehatan mental,” kata Gypsy ke ET. “Aku ingin berbagi apa yang aku alami. Jika di luar sana ada yang melihatnya. Mereka tahu kalau mereka tidak sendirian. Karena waktu aku hidup dengan ibuku, aku merasa sendirian. Aku selalu bilang seandainya ada orang yang memberitahuku, “Eh.. tidak apa-apa untuk bicara ke seseorang dan cerita kalau kamu sedang ada masalah. Ceritakan keadaan di rumahmu tidak baik. Ceritakan kamu dianiaya,’ aku tidak akan melakukan kejahatan itu. Jadi penting bagiku untuk berbagi cerita.”

Sejak dibebaska, Gypsy berkumpul dengan suaminya, Ryan Anderson yang dinikahi pada tahun 2022 saat masih di dalam penjara. Ia juga berkumpul lagi dengan ayahnya dan ibu tirinya.

Ia juga menjadi bintang di dunia maya. Gypsy memiliki sebanyak 13 juta pengikut di media sosial.

Penulis: Ara

Editor/redaktur: Rizky/Wara

Sumber: Entertainment Tonight

Baca Juga : https://lensa44.com/gypsy-rose-blanchard-dokumenter-lifetime-premier-januari-ini/

Share