Headline

Kemenkes Beri Imbauan Masyarakat Tak Ragu Lakukan Testing

Dalam beberapa minggu terakhir, langkah-langkah dan usaha yang telah dilakukan pemerintah telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Per Kamis (17/2), jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit berada di posisi 36%, dari total tempat perawatan dan ruang isolasi Covid-19 yang disediakan pemerintah.

Data lain menyatakan, beberapa provinsi yang sebelumnya angka kasus hariannya tinggi, telah mengalami penurunan. Kasus konfirmasi harian di DKI Jakarta yang sempat melampaui kasus gelombang Delta 2021 lalu, kini telah berangsur menurun.

“Pemerintah terus memantau data-data dan melakukan evaluasi kinerja di lapangan agar upaya mengendalikan Covid-19 sesuai dengan harapan kita. Angka-angka di minggu ini memberikan optimisme, bahwa apa yang sudah dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil baik, tapi tentu usaha dan hasil ini tetap perlu dipertahankan kedepannya,” ujar Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes.

Dilansir dari situs resmi Kemenkes, Jumat (18/2), beberapa upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yaitu penguatan testing, tracing, dan treatment. Hingga Rabu (16/2) lalu, jumlah sampel yang diuji secara nasional cukup tinggi, mencapai 566.050.

“Aktivitas testing dan tracing kontak erat ini sangat penting dalam mencegah penyebaran. Kami meminta masyarakat untuk tidak takut melakukan testing apalagi yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien Covid-19. Tidak perlu takut untuk karantin atau isoman karena Kemenkes menyediakan layanan telemedisin maupun konsultasi dengan nakes di Puskesmas untuk memantau perkembangan Kesehatan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih lanjut, masyarakat dalam masa isoman maupun isoter diberikan layanan konsultasi kesehatan secara gratis baik melalui platform telemedisin maupun dari petugas kesehatan yang ada di Puskesmas. Kemenkes juga menyediakan paket obat dan multivitamin, bagi pasien isoman dan isoter secara gratis agar segera pulih.

”Kami mengimbau agar masyarakat berkolaborasi dalam upaya pencegahan seperti kooperatif untuk melakukan testing dan tracing, serta memperkuat protokol kesehatan untuk menjaga diri dari tertular Covid-19. Lengkapi vaksinasi dan lakukan vaksinasi booster apabila sudah saatnya menerima booster,” tutup Nadia. (AS/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *