HeadlineLensa Jogja

Wujudkan Kawasan Perkotaan Tanpa Kumuh, Ini Titik Utama Pemkot Jogja

Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen menyelesaikan penataan kawasan permukiman kumuh perkotaan secara bertahap. Pada tahun ini, penataan kawasan kumuh menyasar permukiman di bantaran Sungai Code, tepatnya di Kampung Jogoyudan, Gowongan, Kota Yogyakarta lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). (6/4)

Mengawali kegiatan tersebut, Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi berkesempatan melakukan prosesi peletakan batu pertama di lokasi proyek.

Peletakan batu pertama ini merupakan tanda dimulainya pembangunan jalan dan talud dalam menata pinggiran sungai. Nantinya juga akan dibarengi dengan penataan secara sosial kelembagaan, utamanya mempersiapkan masyarakat agar mampu mengembangkan potensi dari dibukanya akses jalan tersebut.

Penataan permukiman kumuh di Kota Yogyakarta ini, adalah kolaborasi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY dengan Pemkot Yogyakarta. Penataan itu merupakan bagian dari Program Cipta Karya 100% sanitasi, 0% kumuh, dan 100% air bersih dengan waktu pengerjaan selama 270 hari.

Melihat tingginya manfaat dari penataan kawasan kedepannya, warga terdampak proyek tersebut memilih merelakan sebagian bangunan yang telah mereka tempati puluhan tahun untuk dipotong demi kelancaran program Kotaku.

Selain di Jogoyudan, setidaknya ada 114 hektar kawasan kumuh lainnya yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Yogyakarta di tahun-tahun berikutnya.

Dengan penataan secara bertahap, dalam tiga tahun kedepan ditargetkan penataan kawasan permukiman kumuh perkotaan bakal rampung. (Jkp/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *