Lensa Manca

US Adakan Pertemuan Virtual Dengan China, Peringatkan Jangan Salah Melangkah

Joe Biden, Presiden US, dan Xi Jinping, Presiden China, mengadakan pertemuan virtual membahas tentang Rusia, Jum’at (18/3).

Melansir Aljazeera.com, Sabtu (19/3), pertemuan antara dua pemimpin negara adidaya ini diadakan, setelah terakhir kali bertemu pada November tahun lalu.

Dalam pertemuannya, Biden memperingati Xi untuk tidak mengirimkan bala bantuan militer kepada Rusia untuk menghindari perang yang semakin brutal di Ukraina.

Ketakutan Biden ada pada hubungan antara Beijing dengan Rusia yang sebelumnya memang sudah erat.

Antony Blinken, Sekretaris US, mengatakan di briefing sebelum pertemuan antara US dan China, bahwa Xi memiliki tanggung jawab untuk menggunakan pengaruhnya pada Putin dan membela perdamaian internasional.

China membantah untuk membantu Rusia, mereka berada di posisi yang netral. Lagipula, Beijing juga memiliki hubungan yang dekat dengan Kyiv dan Moscow.

Zhao Lijian, Kementrian Luar Negeri China, menegaskan pada briefing reguler bahwa posisi China konsisten.

Pertemuan virtual antara Biden dan Xi, diadakan setelah pertemuan panjang pada Senin antara Yang Jiechi, Direktur Komisi Urusan Luar Negeri Pusat China, dengan Jake Sullivan, NSA AS, di Roma.

China mengatakan jika pertemuan yang diadakan itu ‘terus terang, mendalam, dan konstruktif’, termasuk juga pembicaraan mengenai Taiwan.

(YC)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *