HeadlineLensa Terkini

Tanggapi MPR Minta Copot Menkeu, Rudi S Kamri: Tidak Tahu Malu!

Rudi S Kamri, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) langsung merespon beredarnya berita soal pimpinan MPR, yang meminta presiden untuk melepas Sri Mulyani dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan.

Bukan tanpa alasan, disampaikan oleh Fadel Muhammad yang mengaku mewakili seluruh pimpinan MPR, mereka tak terima lantaran Menkeu akan memotong anggaran milik MPR.

Hal ini tentu memantik respon dari berbagai kalangan. Rudi S Kamri dalam video yang diunggahnya di Youtube Kanal Anak Bangsa, menyampaikan isi hati dan kekecewaannya atas sikap yang diperlihatkan oleh MPR ke muka publik.

Rudi mengaku bingung, bagaimana bisa seorang Sri Mulyani yang pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik di dunia, dan dengan segala prestasinya, dituntut melepas jabatan oleh MPR hanya karena tak terima anggarannya dipangkas.

“Fadel Muhammad mewakili pimpinan MPR, yang mohon maaf, ‘tidak tahu malu!’ Tidak memiliki Sense of Crisis, bahwa bangsa ini sedang prihatin,” kata Rudi, dikutip pada Rabu (1/12).

Rudi lalu membandingkan porsi antara MPR dan Menteri Keuangan, yang menurutnya pasti masyarakat jauh lebih membaca kinerja Menkeu daripada MPR. Ia lantas mempertanyakan ihwal tugas dan pekerjaan MPR, yang selama ini tampak senyap namun tiba-tiba mendobrak isu dengan tuntutan mencopot jabatan Menkeu.

“Masyarakat melihat bahwa jauh lebih bermanfaat Sri Mulyani jalannya di Kementerian Keuangan, daripada MPR, yang menurut saya, mohon maaf ini bapak-bapak, peran dan fungsinya semakin tidak jelas,”  terangnya.

“Tugasnya apa? Apakah keliling Indonesia sosialiasi empat pilar yang gak jelas hasilnya seperti apa, apakah teriak-teriak minta anggarannya ditambah? atau ngurusi balap mobil, motor mungkin,” tambahnya.

Ia kemudian meminta para pimpinan untuk instropeksi diri dengan melihat kondisi negara saat ini, bahwa bukan saja MPR yang merasa susah, rakyat pun jauh lebih susah. (AKM/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *