HeadlineLensa Terkini

Survei SMRC Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Kondisi Ekonomi dan Korupsi Dinilai Buruk

Lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) baru saja merilis hasil surveinya, atas dua tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Selasa (19/10). Survei yang bertajuk ‘Evaluasi Publik Nasional 2 Tahun Kinerja Presiden Jokowi’ yang dilakukan pada 15-21 September 2021 ini, melibatkan 1220 responden di seluruh Indonesia.

Beberapa hal yang diajukan dari survei tersebut, dikatakan mengalami kenaikan atau hasil yang cukup baik. Penilaian ini meliputi kondisi politik, tren kondisi politik, kondisi keamanan, tren kondisi keamanan, kondisi penegakan hukum,  dan tren kondisi penegakan hukum.

Namun, dalam konteks ekonomi dan penanganan korupsi di Indonesia, mendapat penilaian buruk dari responden. Kondisi pemberantasan korupsi disebut buruk dan sangat buruk oleh 48,2%, penilaian sedang sebanyak 23,2%, tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 3,8% dan yang menilai baik dan sangat baik sebesar 24,9%.

Sementara itu, membandingkan indeks korupsi tahun ini dengan tahun lalu, sebanyak 49,1% responden menilai tahun ini semakin banyak kasus korupsi. Lalu 27,8% menganggap sama saja, 17,1% menilai semakin sedikit dan 6,0% mengaku tidak tahu.

Lebih lanjut, soal ekonomi rumah tangga masyarakat Indonesia, sebanyak 32,6% responden menilai kondisi mereka lebih buruk dibandingkan tahun lalu. Kemudian sebanyak 31,4% menilai tidak ada perubahan. Lalu sebanyak 27,9% mengaku lebih baik. 4,4% mengatakan jauh lebih buruk, 3,5% menyebut jauh lebih baik, dan 0,2% tidak tahu.

Sedangkan untuk skala nasional, responden yang menilai kondisi ekonomi menurun dan menjadi lebih buruk terhimpun sebesar 44,1%, tidak ada perubahan 21,7%, merasa lebih baik 24,4%, jauh lebih baik 1,6%, jauh lebih buruk 4,6% dan mengaku tidak tahu sebesar 3,5%. (AKM/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *