HeadlineLensa Jogja

Satu Pasien Positif Covid-19 Klaster RT Di Padukuhan Ngaglik Meninggal Dunia

Salah satu warga Ngaglik yang terpapar virus covid -19 meninggal dunia pada Selasa malam lalu. Pasien ini merupakan seorang wanita lansia berusia 71 tahun serta memiliki riwayat penyakit penyerta atau kormobit.

Hingga saat ini jumlah korban meninggal akibat virus covid -19 di padukuhan Ngaglik sebanyak 2 orang. Sebelumnya warga berjenis kelamin perempuan berusia 55 tahun juga dinyatakan meninggal dunia akibat paparan virus covid-19.

Pasien tersebut dinyatakan positif covid-19 usai mengikuti Swab masal yang dilaksanakan secara gratis pada Sabtu, 22 Mei. Sebelumnya pasien tersebut diketahui telah menjalani perawatan selama 2 tahun.

Lurah Caturharjo, Sleman, Agus Sutanto mengatakan pasien tersebut melakukan isolasi mandiri di rumah bersama dengan seorang anaknya yang merawatnya.

Iya isolasi mandiri dengan anaknya ndilalah ada satu yang positif. Yaudah saya kondisikan yang merawat satu yaitu anaknya. Nanti setelah ini kita rujuk lagi kesana. Gak di rawat di rumah sakit padahal yang bersangkutan almarhum menderita sakit? Dengan pertimbangan sudah tidak memungkinkan.

Pasien yang meninggal tersebut kemudian langsung dimakamkan di pemakaman umum Ngaglik pada Rabu dini hari dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu semua warga tidak diperkenankan untuk memegang jenazahnya.

Usai kejadian tersebut anak dari pasien covid yang meninggal dunia langsung menjalani isolasi di fasilitas kesehatan darurat Asrama Haji Yogyakarta. (Umw/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *