HeadlineLensa Terkini

Resmi Jadi Jubir, Febri Sebut Gedung Merah Putih Dibajak

Setelah resmi didaulat sebagai juru bicara Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah menyampaikan orasinya dengan menceritakan bagaimana sejarah KPK dari awal berdiri, Jumat (24/9).

Ia mengatakan bahwa saat pertama kali KPK dibentuk pada 2012 silam, lembaga tersebut berdiri dengan sedikit kumpulan uang receh. KPK terus berjuang memberantas korupsi hingga membuatnya menjadi sekuat ini, sebelum pada akhirnya melemahkan dirinya sendiri dengan dalih TWK.

“Tapi sekarang, Gedung Merah Putih itu dibajak untuk kepentingan-kepentingan yang bersebrangan dengan pemberantasan korupsi.” Kata Febri.

Tak hanya itu, dengan menjadikan TWK sebagai alasan pemecatan pegawainya, lanjut Febri,  pimpinan KPK telah mengkhianati perjuangan para pejuang KPK yang sudah bertahun-tahun ini berjalan.

“Kantor darurat ini adalah simbol, ketika semangat pemberantasan korupsi disingkarkan dari gedung KPK. Ketika niat baik disingkirkan dengan berbagai fitnah, hoax, dan lebeling. Ketika mimpi kita untuk indonesia telah dibenamkan.” Tegasnya.

Febri menambahkan, ketika sejumlah lembaga berkomplot untuk melemahkan KPK, satu-satunya keputusan dan jalan keluar yang masih bisa diharapkan adalah Presiden Joko Widodo. (AKM/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *