Lensa Jogja

Nikah Bareng, Wajib Tes Genose Dulu

Menggelar pernikahan di tengah pandemi saat ini pasti menjadi tantangan tersendiri. Namun bagi Forum Ta’aruf Indonesia pandemi bukan halangan.

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk menggelar pernikahan, bukan hanya sepasang namun ada tiga pasang calon pengantin yang dinikahkan dalam even bertajuk nikah bareng estafet bulan pancasila ini.

Syaratnya harus memiliki surat hasil tes Genose. Sebelum berhadapan dengan penghulu pasangan calon pengantin harus melalui tahap pemeriksaan Genose.
Setelah dinyatakan aman dari virus covid-19, petugas kesehatan akan menyerahkan surat bebas covid-19 kepada calon pengantin.

Surat itulah seolah menjadi tiket mereka melangsungkan ijab qobul. Selama prosesi berlangsung seluruh peserta diwajibkan memakai sarung tangan dan masker. Digelar sederhana dan dengan pembatasan jalannya prosesi nikah bareng di Kantor Urusan Agama Sewon, selasa siang berjalan khitmat, meski hanya dihadiri beberapa tamu undangan tanpa kehadiran keluarga.

Rangkaian kegiatan ini digelar untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak lengah menjaga protokol kesehatan. Bahkan usai prosesi pernikahan ketiga pasangan pengantin ini diajak turun ke jalan membagikan ratusan masker kepada setiap pengguna jalan yang melintas.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari berbagaai kalangan, selain komitmen membantu memerangi covid-19 lembaga ini mewujudkan pasangan sakinah berpancasialis.
Selain gratis setiap pasangan nikah bareng ini juga mendapat berbagai fasilitas, dari cincin pernikahan, beras 5 kilogram serta seperangkat alat sholat dan fasilitas lainnya.(JKP/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *