Menko PMK Fokuskan Pencarian Korban Gempa di Empat Titik

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mengungkapkan bahwa pencarian korban gempa bumi di Cianjur kini difokuskan di empat titik.

Adapun empat titik sasaran Tim SAR gabungan adalah Kp. Cugenang, Rawa Cina Desa Nagrak, Salakawung Desa Sarampat, dan Warung Sate Sinta. Lokasi-lokasi tersebut, kata Muhadjir, merupakan wilayah yang terdampak paling berat.

“Sejauh ini tidak ada kendala dalam proses pencarian karena titik evakuasi masih bisa dijangkau. Hanya memang titik evakuasi cukup luas dan dalam sehingga membutuhkan waktu dalam proses pencariannya. Jika menggunakan alat berat dikhawatirkan akan mengenai korban,” kata Muhadjir dalam keterangan resminya, dikutip pada Kamis (24/11).

Selain itu, pihaknya pun tengah berupaya untuk menangani dan mengevakuasi sejumlah fasilitas umum yang masih bisa diselamatkan. Juga, jalan-jalan yang kini masih tertutup reruntuhan gempa.

Dalam hal ini, Menko PMK akan menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Mudah-mudahan masih ada yang bisa diselamatkan, dan untuk infrastruktur vital sudah beberapa kita selesaikan terutama jalur nasional, kemudian jalur kabupaten dan jembatan yang terputus juga sudah ditangani oleh Kementerian PUPR,” jelasnya.

Dalam catatan yang dikantongi Muhadjir, terdata sebanyak 28.078 rumah yang rusak akibat gempa. Ia memastikan, masyarakat yang terdampak bakal menerima bantuan penuh dari pemerintah.

“Data ini masih tentatif karena akan di-verifikasi lagi oleh Kementerian PUPR. Kalau sudah fix, akan ditangani dalam bentuk bantuan uang, yakni Rp10 juta untuk rusak ringan,  Rp25 juta untuk rusak sedang, dan Rp50 juta untuk rusak berat. Semua prosesnya akan diawasi agar sesuai prosedur,” rincinya.

Sementara itu, BNPB telah menginformasikan data terbaru mengenai jumlah korban bencana ini, yakni 271 meninggal dunia dan 40 orang masih dalam proses pencarian. (AKM/L44)

Share