HeadlineLensa Jogja

Isak Tangis Tersangka Nani Warnai Rekonstruksi Sate Sianida

Tersangka kasus sate sianida, Nani Apriliani senin siang menjalani rekonstruksi atau reka ulang adegan di Mapolres Bantul. Selama rekontruksi tersangka terlihat terisak menangis saat melakukan adegan demi adegan dalam kasus yang menewaskan seorang anak berumur 8 tahun di sewon akhir april lalu.

Dalam rekonstruksi tersebut terdapat 22 adegan yang diperagakan oleh tersangka asal Majalengka, Jawa Barat. Pada adegan awal Nani memperagakan saat memesan kalium sianida melalui aplikasi.

Usai menerima sianida dari kurir, adegan dilanjutkan ketika tersangka membeli sate dan snack di sebuah warung makan. Saat menjalani rekonstruksi ini tersangka memakai kaus tahanan biru dipadu baju lengan panjang dan rok merah muda.

Dalam rekontruksi tersebut juga diperagakan saat tersangka mencampur sianida kedalam bumbu sate, usai berganti penampilan dengan kerudung merah muda dan baju gamis warna biru tua tersangka berganti kendaraan dan mengirimkan ke target melalui jasa ojek online yang diperankan langsung oleh ayah korban.

Ada sekitar 35 adegan yang ditunjukkan dalam rekonstruksi tersebut yang awalnya direncanakan hanya 27 adegan. Tambahan adegan mulai dari tersangka membeli racun secara online mencampurkan racun (kalium sianida) ke bumbu sate lalu tersangka membuang sisa racun dan juga membuang baju gamis yang dikenakan saat kejadian.

Dalam rekontruksi yang digelar, 22 adegan diperankan oleh tersangka sementara sisanya dilakukan oleh ayah korban. Sementara pemeran ibu dan anak-anak keluarga korban diperankan oleh personel satreskrim Polres Bantul.

Namun saksi lainnya yakni T dan istrinya yang merupakan target dari Nani tidak bisa hadir dalam rekonstruksi tersebut. Dalam kasus ini satreskrim Polres Bantul masih menetapkan Nani menjadi tersangka tunggal.

Sementara sosok R yang disebut-sebut menyarankan Nani untuk melakukan tindak kriminal itu masih ditetapkan menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang). Rekonstruksi ini digelar guna memberikan gambaran atas tindak pidana yang terjadi sekaligus pelengkap pemberkasan untuk selanjutnya dilimpahkan kepada kejaksaan guna proses persidangan.(Jkp/L44)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *